Tuesday, October 30, 2007

"Did I marry the right person?"

Ceilee.... judulnya... kaga' nahaan.....
jangan mikir yang macem2 dulu yaa...
postingan kali ini bunda mau mejeng-in email yang bunda terima dari temen na temen bunda (bingung ndak?)


Tapi ada beberapa hal yang bunda rasa ... koq kaya'nya bunda banget getoo....*hihihihi

Gimana pendapat temen2..?
isi di comment aja yak..
ok,
Happy Reading..

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Cerita di bawah ini sangat bagus, buat yang masih single maupun yang udah nikah.
Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini, dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.

"Apakah saya menikah dengan orang yang tepat"


Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah,

"Bagaimana saya tahu kalosaya menikah dengan orang yang tepat?"

Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya jadi saya menjawab

"Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?"

Dengan sangat serius dia balik bertanya

"Bagaimana anda tahu?!"

"Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini."

Inilah jawabanya?


SETIAP ikatan memiliki siklus.
Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda.Telpon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya,dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat begitu menyenangkan.

Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. J
atuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan.
Ngga perlu berbuat apapun
Makanya dikatakan "jatuh" cinta?

Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta"
Bayangkan eksprisi tersebut!
Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda.
Jatuh cinta itu mudah.

Sesuatu yang pasif dan spontan.

Tapi?

Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar..
perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan.

Perlahan tapi pasti.. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan,
belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang besemangat
bukannya jadi hal yang manis tapi malah nambahin penat yang ada..

Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu,
namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati
perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh
cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.

Dan pada situasi inilah pertanyaan "Did I marry the right person?" mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya..

Nah Lho!

Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain.

Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas?

Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar.

Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini, menginkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TVnya bosen ditonton, ataupun hal-hal yang menyolok lainnya.

Tapi tau ngga?!


Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri.


Selingkuh??

Ya mungkin itu jawabannya

Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa!

Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh *in my opinion, ini pengecualian,bunda ndak setuju ama yang ini dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik, tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda).


Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini)

KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT,
NAMUN KUNCINYA ADALAH
BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN
DAN TERUS MENERUS..!

Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan
Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi?

Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya
Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.

Benar juga ungkapan "diperbudak cinta"
Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting,
cinta itu butuh sikap BIJAK

Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga
berjalan dengan baik.

Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini.
Cinta bukanlah MISTERI

Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar.
Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi),
dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya.

Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat.
Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa
"MEMBUAT" cinta bukan "JATUH".


Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION,
dan bukan cuma PERASAAN..!

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak mendengar...
namun senantiasa bergetar....


jika ia sebuah cinta.....
ia tidak buta..
namun senantiasa melihat dan merasa..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak menyiksa..
namun senantiasa menguji..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak memaksa..
namun senantiasa berusaha..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak cantik..
namun senantiasa menarik..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak datang dengan kata-kata..
namun senantiasa menghampiri dengan hati..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak terucap dengan kata..
namun senantiasa hadir dengan sinar mata..

jika ia sebuah cinta.....
ia tidak hanya berjanji..
namun senantiasa mencoba memenangi..


jika ia sebuah cinta.....
ia mungkin tidak suci..
namun senantiasa tulus..


jika ia sebuah cinta.....
ia tidak hadir karena permintaan..
namun hadir karena ketentuan...


jika ia sebuah cinta.....
ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan...

namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan...

Thursday, October 25, 2007

finally




Postingan kali ini dilengkapi sama senjata khusus...














KALPANAX... takut2 blog na udah jamuran.. saking lamanya kaga' di liatin apalagi di isi -in. (huehuheuheue)

Banyak hal deh yang terjadi dua bulan belakangan, dari lala yang udah skola dan brangkat sendiri (pake jemputan), bunda yang jumpalitan sama UAS semester 2 (kaga' terasa yaaa...) sama yang terbete-bete sama Dia Yang Tidak Boleh Disebutkan Namanya (HP banget yaa..)



Makasih banget buat temen2 yang udah rajin maen ke blog ini, walopun sampe eneg ngeliat coklat2 bikinan bunda tempo hari *Xixixixixi
Oh iya, Special thank's to Mba Dhonna, yang udah rajin banget maen kesini dan ninggalin jejak di oggix , ngegubrak2 biar bunda posting lagih.... *luv U... muah..

Secara umum sih kondisi di rumah lumayan aman, walo pun sempet accident si nanny thea banyak bikin ritme kerja dan kehidupan *halah di prasetyo family agak kacau.

Tapi alhamdulillah, saat ini udah ada mba helper baru, walo pun bunda meski kerja keras lagih niy, secara kliatannya masih blom sigap sama kerjaan2 rumah.

Libur lebaran kemaren bunda sengaja ngabisin jatah cuti tahunan, dengan pertimbangan mau i'tikaf 10 hari terakhir, walo pun kenyataan-nya sibuk ngecat dan bunda sibuk berkebun *Blush

Tanggal 22 kemaren aktivitas mulai lagih.... ehm.. padahal siy, maunya libur terus, bunda dah keenakan kerja di rumah niyy, berkebun, masak, nyuci, dll..dll...
Yang terasa banget sih selama liburan ini bunda puas main sama lala, walo pun efeknya yaa, setelah masuk sekolah ini lala susah bangun pagi, ketinggalan jemputan mulu... Tapi biar aja, bunda sengaja ndak ngabarin penjemputnya, sambil terus berdo'a kali aja dalam minggu ini besok lala bisa ikutan jemputan, karena harapannya emang cuma jum'at besok, secara sabtu lala libur. Trus masalah jemputan, yaa biar aja, toh bunda dah bayar untuk bulan ini, masalah anaknya ikut apa ndak yaa tergantung nasib. *ehhehehehhe

Trus kuliah bunda.. alhamdulillah dengan segala perjuangan UAS semester 2 dah kelar, nilai yang keluar pun udah ada 2 matakuliah, Etika keuangan islam dan statistik bisnis, dan alhamdulillahnya lagi ke-2 matakuliah itu bunda dapet B...*bener2 standar.. tapi dapet nilai segitu juga udha bikin bunda jejeritan kesenengan. Dan yang lebih membahagiakan lagih, perkuliahan baru di mulai lagi desember nanti... *Ho...ho...ho... i love this campus


Buat sekarang segitu dulu yaa apdet beritanya, insya Allah nanti nyusul lagi crita2 yang lain. Trus sekali lagi thank's for visiting my blog... love you all...muuaaah.....*Maisy style mode on

hihihihihihihihihih